<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/28592752?origin\x3dhttp://bloodytragedy.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Wednesday, October 03, 2007

Masa berjalan dengan lancar. Maju ke hadapan tanpa menoleh belakang. Tidak seorang pun yang dinantikannya. Saban hari, aku duduk sendirian di dalam kamar..memikirkan tentang hidupku yang penuh dengan pancaroba. Namun, aku amat bersyukur kerana didampingi oleh orang-orang yang disayangi. Mereka memberi aku semangat untuk terus berjuang dalam hidup dan untuk mencapai impianku. Sempena bulan Ramadhan ini, aku berhasrat untuk memperbaiki diriku. Jika hasratku tercapai, aku harap ia akan berkekalan.